PEMBARUAN DALAM PEMBELAJARAN DI SD MODUL 2

Inovasi adalah gagasan, tindakan atau barang yang dianggap baru oleh seseorang. Inovasi harus disebarluaskan. Salah satu bekal yang berguna bagi usaha memasyarakat inovasi adalah memahami karakteristik inovasi dan faktor-faktor apa saja yang berpengaruh dalam proses penyebaran inovasi ke dalam satu sistem sosial.

Karakteristik inovasi menurut Rogers yang dapat mempengaruhi cepat atau lambatnya penerimaan inovasi adalah, keuntungan relative, kompatibel, kompleksitas, triabilitas (dapat diamati). Sedangkan atribut inovasi menurut Zaltman adalah, pembiayaan, balik modal, efisiens, risiko dan ketidakpastian, mudah keaslian, dapat dilihat kemamfaatanya, dapat dilihat batas sebelumnya, keterlibatan, hubungan interpersonal, kepentingan umun atau pribadi, penyuluh inovasi.

Pendidikan adalah suatu sisrtem maka inovasi pendidikan mencakup hal-hal yang berhubungan dengan komponen sistem pendidikan. Contoh-contoh inovasi dalam komponen sistem pendidikan, antara lain pembinaan personalia, banyaknya personal dan perasaan, bentuk hubungan antarbagian, hubungan dengan sistem yang lain, strategi, bahan belajar, model pembelajaran, seperti quantum teaching, pembelajaran dengan menggunakan internet, seperti WEB-CT.

Dalam kegiatan pembelajaran di sekolah dapat diciptakan inovasi-inovasi baru. Inovasi ini harus disebarkan agar terjadi perubahan sosial. Usaha penyebaran inovasi ini bukan hal yang mudah untuk dilaksanakn.

Oleh karena itu, keberhasilan suatu inovasi ditentukan oleh banyak faktor, seperti yang dikemukakan Ibrahim, yaitu etimasi tidak tepat terhadap inovasi, adanya konflik dan kurangnya motivasi, inovasi yang tidak berkembang karena lambatnya material yang diterima dan sebab lain, adnya masalah keuangan, adanya penolakan inovasi dari kelompok tertentu, kurang adanya hubungan sosial.

Selain faktor-foktor utama penghambat inovasi tersebut di atas, ada faktor lain yang menghambat inovasi dalam budang pendidikan, yaitu faktor kegiatan belajar-mengajar, seperti pribadi guru dan siswa yang tidak bisa menerima perubahan, faktor internal dan eksternal, sistem pendidikan yang berlaku.

Dari hasil penilaian dari beberapa ahli ditemukan beberapa hambatan dalam penyebaran inovasi, antara lain hambatan geografi, hambatan sejarah, hambatan ekonomi, hambatan prosedur, hambatan personal, hambatan sosial budaya, dan hambatan politik,Fullan mengategorikan 3 faktor kunci yang mempengarui peruses penerapan inovasi dalam bidang pendidikan, yakni karakteristik perubahan, karakteristik local dan faktor eksternal.

Selain hal-hal tersebut di atas, faktor yang mempengaruhi inovasi dalam bidang pendidikan tentu saja adalah kecepatan adobsi inovasi. Kecepatan adobsi dipengaruhi oleh atribut/karakteristik inovasi, tipe keputusan inovasi, sifat saluran komunikasi yang digunakan, cirri-ciri sistem sosial, dan promosi dari agen pembaruan.

Posting Komentar

0 Komentar